| Korban IPITS |
Hari kedua IPITS - juga sama, kita cuma mendengar ceramah dari
dosen dan mas, mbak senior di sejuk ber-AC. Hmm rasanya kayak ditimang -
timang. Sambil ngelihat slide pula..hah.. makin berat rasanya mata ini..
Tapi, ada satu ceramah yang menarik di hari kedua, yakni tentang
kewirausahaan di ITS. Ternyata, kuliah di ITS lebih diarahkan ke
pengembangan kewirausahaan. Banyak fasilitas dan bantuan modal yang
ditawarkan ITS kepada mahasiswa yang ingin membuka usaha baru. Salah
satu contohnya adalah Sego Njamoer, Krawu Burger, Kebab Baba Rafi, dll.
Dan, ITS sangat bangga apabila mahasiswanya dapat menjadi wirausahawan.
ITS menyarankan agar kami menjadi JOB CREATOR, bukan JOB SEEKER!
Di
hari kedua ini, kita juga dikenalkan pada SKEM. SKEM adalah suatu nilai
yang menentukan kelulusan mahasiswa its. SKEM ini bobotnya sama sperti
IPK. Bedanya, jika IPK dinilai dari kegiatan akademik kita, SKEM dinilai
dari kegiatan non-akademik kita, baik di dalam maupun di luar kampus.
Seperti aktif dalam organisasi, menjuarai lomba, mengikuti seminar, dll.
Jika SKEM kita kurang dari 1000, maka kita tidak akan bisa lulus dari
ITS. SKEM diharapkan bisa menjadikan mahasiswa tidak menjadi mahasiswa
kupu - kupu, kuliah pulang kuliah pulang, tapi juga mahasiswa bisa
membangun softskill yang dimilikinya. Makin mantab masuk ITS..hehe...
VIVAT!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar